Jelajahi Surat
Al-Fatihah
7 ayatAl-Baqarah
286 ayatAli 'Imran
200 ayatAn-Nisa'
176 ayatAl-Ma'idah
120 ayatAl-An'am
165 ayatAl-A'raf
206 ayatAl-Anfal
75 ayatAt-Taubah
129 ayatYunus
109 ayatHud
123 ayatYusuf
111 ayatAr-Ra'd
43 ayatIbrahim
52 ayatAl-Hijr
99 ayatAn-Nahl
128 ayatAl-Isra'
111 ayatAl-Kahf
110 ayatMaryam
98 ayatTaha
135 ayatAl-Anbiya'
112 ayatAl-Hajj
78 ayatAl-Mu'minun
118 ayatAn-Nur
64 ayatAl-Furqan
77 ayatAsy-Syu'ara'
227 ayatAn-Naml
93 ayatAl-Qasas
88 ayatAl-'Ankabut
69 ayatAr-Rum
60 ayatLuqman
34 ayatAs-Sajdah
30 ayatAl-Ahzab
73 ayatSaba'
54 ayatFatir
45 ayatYasin
83 ayatAs-Saffat
182 ayatSad
88 ayatAz-Zumar
75 ayatGhafir
85 ayatFussilat
54 ayatAsy-Syura
53 ayatAz-Zukhruf
89 ayatAd-Dukhan
59 ayatAl-Jasiyah
37 ayatAl-Ahqaf
35 ayatMuhammad
38 ayatAl-Fath
29 ayatAl-Hujurat
18 ayatQaf
45 ayatAz-Zariyat
60 ayatAt-Tur
49 ayatAn-Najm
62 ayatAl-Qamar
55 ayatAr-Rahman
78 ayatAl-Waqi'ah
96 ayatAl-Hadid
29 ayatAl-Mujadilah
22 ayatAl-Hasyr
24 ayatAl-Mumtahanah
13 ayatAs-Saff
14 ayatAl-Jumu'ah
11 ayatAl-Munafiqun
11 ayatAt-Tagabun
18 ayatAt-Talaq
12 ayatAt-Tahrim
12 ayatAl-Mulk
30 ayatAl-Qalam
52 ayatAl-Haqqah
52 ayatAl-Ma'arij
44 ayatNuh
28 ayatAl-Jinn
28 ayatAl-Muzzammil
20 ayatAl-Muddassir
56 ayatAl-Qiyamah
40 ayatAl-Insan
31 ayatAl-Mursalat
50 ayatAn-Naba'
40 ayatAn-Nazi'at
46 ayat'Abasa
42 ayatAt-Takwir
29 ayatAl-Infitar
19 ayatAl-Mutaffifin
36 ayatAl-Insyiqaq
25 ayatAl-Buruj
22 ayatAt-Tariq
17 ayatAl-A'la
19 ayatAl-Gasyiyah
26 ayatAl-Fajr
30 ayatAl-Balad
20 ayatAsy-Syams
15 ayatAl-Lail
21 ayatAd-Duha
11 ayatAl-Insyirah
8 ayatAt-Tin
8 ayatAl-'Alaq
19 ayatAl-Qadr
5 ayatAl-Bayyinah
8 ayatAz-Zalzalah
8 ayatAl-'Adiyat
11 ayatAl-Qari'ah
11 ayatAt-Takasur
8 ayatAl-'Asr
3 ayatAl-Humazah
9 ayatAl-Fil
5 ayatQuraisy
4 ayatAl-Ma'un
7 ayatAl-Kausar
3 ayatAl-Kafirun
6 ayatAn-Nasr
3 ayatAl-Lahab
5 ayatAl-Ikhlas
4 ayatAl-Falaq
5 ayatAn-Nas
6 ayatالشعراۤء
Asy-Syu'ara'
Mekah Para Penyair • 227 AYAT
Ṭā Sīm Mīm.
Ṭā Sīn Mīm.
📖 Baca Tafsir
Tilka āyātul-kitābil-mubīn(i).
Itulah ayat-ayat Kitab (Al-Qur’an) yang jelas.
📖 Baca Tafsir
La‘allaka bākhi‘un nafsaka allā yakūnū mu'minīn(a).
Boleh jadi engkau (Nabi Muhammad) akan membinasakan dirimu (dengan kesedihan) karena mereka (penduduk Makkah) tidak beriman.
📖 Baca Tafsir
In nasya' nunazzil ‘alaihim minas-samā'i āyatan fa ẓallat a‘nāquhum lahā khāḍi‘īn(a).
Jika berkehendak, niscaya Kami turunkan bukti (mukjizat) kepada mereka dari langit sehingga tengkuk mereka selalu tunduk kepadanya.
📖 Baca Tafsir
Wa mā ya'tīhim min żikrim minar-raḥmāni muḥdaṡin illā kānū ‘anhu mu‘riḍīn(a).
Tidak datang kepada mereka suatu peringatan baru (ayat Al-Qur’an) dari Tuhan Yang Maha Pengasih, kecuali mereka selalu berpaling darinya.
📖 Baca Tafsir
Faqad każżabū fa saya'tīhim ambā'u mā kānū bihī yastahzi'ūn(a).
Sungguh, mereka telah mendustakan (Al-Qur’an). Maka, kelak akan datang kepada mereka (kebenaran) berita-berita mengenai apa (azab) yang selalu mereka perolok-olokkan.
📖 Baca Tafsir
Awalam yarau ilal-arḍi kam ambatnā fīhā min kulli zaujin karīm(in).
Apakah mereka tidak memperhatikan bumi, betapa banyak Kami telah menumbuhkan di sana segala jenis (tanaman) yang tumbuh baik?
📖 Baca Tafsir
Inna fī żālika la'āyah(tan), wa mā kāna akṡaruhum mu'minīn(a).
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
📖 Baca Tafsir
Inna rabbaka lahuwal-‘azīzur-raḥīm(u).
Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang benar-benar Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
📖 Baca Tafsir
Wa iż nādā rabbuka mūsā ani'til-qaumaẓ-ẓālimīn(a).
(Ingatlah) ketika Tuhanmu menyeru Musa (dengan firman-Nya), “Datangilah kaum yang zalim itu.
📖 Baca Tafsir
Qauma fir‘aun(a), alā yattaqūn(a).
(Yaitu) kaum Fir‘aun. Mengapa mereka tidak bertakwa?”
📖 Baca Tafsir
Qāla rabbi innī akhāfu ay yukażżibūn(i).
Dia (Musa) berkata, “Wahai Tuhanku, sesungguhnya aku takut mereka akan mendustakanku.
📖 Baca Tafsir
Wa yaḍīqu ṣadrī wa lā yanṭaliqu lisānī fa arsil ilā hārūn(a).
Dadaku terasa sempit dan lidahku kelu. Maka, utuslah Harun (bersamaku).
📖 Baca Tafsir
Wa lahum ‘alayya żambun fa akhāfu ay yaqtulūn(i).
Aku berdosa terhadap mereka. Maka, aku takut mereka akan membunuhku.”
📖 Baca Tafsir
Qāla kallā, fażhabā bi'āyātinā innā ma‘akum mustami‘ūn(a).
Dia (Allah) berfirman, “Tidak (mereka tidak akan dapat membunuhmu). Maka, pergilah berdua dengan membawa ayat-ayat Kami (mukjizat). Sesungguhnya Kami menyertaimu mendengarkan (apa yang mereka katakan).
📖 Baca Tafsir
Fa'tiyā fir‘auna faqūlā innā rasūlu rabbil-‘ālamīn(a).
Maka, datanglah berdua kepada Fir‘aun dan katakanlah, ‘Sesungguhnya kami adalah utusan Tuhan semesta alam.
📖 Baca Tafsir
An arsil ma‘anā banī isrā'īl(a).
Lepaskanlah Bani Israil (pergi) bersama kami (menuju Baitulmaqdis).’”
📖 Baca Tafsir
Qāla alam nurabbika fīnā walīdaw wa labiṡta fīnā min ‘umurika sinīn(a).
Dia (Fir‘aun) berkata, “Bukankah kami telah mengasuhmu dalam lingkungan (keluarga) kami, waktu engkau masih bayi dan engkau tinggal bersama kami beberapa tahun dari umurmu.
📖 Baca Tafsir
Wa fa‘alta fa‘latakal-latī fa‘alta wa anta minal-kāfirīn(a).
Engkau (Musa) telah melakukan (kesalahan berupa) perbuatan yang telah engkau lakukan (membunuh seseorang dari kaumku) dan engkau termasuk orang yang ingkar (terhadap kebaikan dan ketuhananku).”
📖 Baca Tafsir
Qāla fa‘altuhā iżaw wa ana minaḍ-ḍāllīn(a).
Dia (Musa) berkata, “Aku telah melakukannya. Kalau begitu, saat itu aku termasuk orang-orang yang sesat.
📖 Baca Tafsir
Fa farartu minkum lammā khiftukum fa wahaba lī rabbī ḥukmaw wa ja‘alanī minal-mursalīn(a).
Kemudian, aku lari darimu karena takut kepadamu. Lalu, Tuhanku menganugerahkan kepadaku hukum (ilmu dan kearifan) dan menjadikanku salah seorang rasul.
📖 Baca Tafsir
Wa tilka ni‘matun tamunnuhā ‘alayya an ‘abbatta banī isrā'īl(a).
Itulah kenikmatan yang engkau berikan kepadaku, (sedangkan) engkau memperbudak Bani Israil.”
📖 Baca Tafsir
Qāla fir‘aunu wa mā rabbul-‘ālamīn(a).
Fir‘aun berkata, “Siapa Tuhan semesta alam itu?”
📖 Baca Tafsir
Qāla rabbus-samāwāti wal-arḍi wa mā bainahumā, in kuntum mūqinīn(a).
Dia (Musa) menjawab, “Tuhan (pencipta dan pemelihara) langit, bumi, dan segala yang ada di antaranya jika kamu orang-orang yang yakin.”
📖 Baca Tafsir
Qāla liman ḥaulahū alā tastami‘ūn(a).
Dia (Fir‘aun) berkata kepada orang-orang di sekitarnya, “Tidakkah kamu mendengar (apa yang dikatakannya)?”
📖 Baca Tafsir
Qāla rabbukum wa rabbu ābā'ikumul-awwalīn(a).
Dia (Musa) berkata, “(Dia) Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu terdahulu.”
📖 Baca Tafsir
Qāla inna rasūlakumul-lażī ursila ilaikum lamajnūn(un).
Dia (Fir‘aun) berkata, “Sesungguhnya rasulmu yang diutus kepadamu benar-benar gila.”
📖 Baca Tafsir
Qāla rabbul-masyriqi wal-magribi wa mā bainahumā, in kuntum ta‘qilūn(a).
Dia (Musa) berkata, “(Dia) Tuhan (yang menguasai) timur dan barat serta segala yang ada di antaranya jika kamu mengerti.”
📖 Baca Tafsir
Qāla la'inittakhażta ilāhan gairī la'aj‘alannaka minal-masjūnīn(a).
Dia (Fir‘aun) berkata, “Sungguh, jika engkau menyembah Tuhan selainku, niscaya aku benar-benar akan menjadikanmu termasuk orang-orang yang dipenjarakan.”
📖 Baca Tafsir
Qāla awalau ji'tuka bisyai'im mubīn(in).
Dia (Musa) berkata, “Apakah (engkau akan melakukan itu) sekalipun aku mendatangkan kepadamu sesuatu (bukti) yang jelas?”
📖 Baca Tafsir
Qāla fa'ti bihī in kunta minaṣ-ṣādiqīn(a).
Dia (Fir‘aun) berkata, “Datangkanlah (bukti yang jelas) itu jika engkau termasuk orang-orang yang benar!”
📖 Baca Tafsir
Fa alqā ‘aṣāhu fa iżā hiya ṡu‘bānum mubīn(un).
Maka, dia (Musa) melemparkan tongkatnya, tiba-tiba ia (tongkat itu) menjadi ular besar yang nyata.
📖 Baca Tafsir
Wa naza‘a yadahū fa iżā hiya baiḍā'u lin-nāẓirīn(a).
Dia menarik tangannya, tiba-tiba ia (tangan itu) menjadi putih (bercahaya) bagi orang-orang yang melihat(-nya).
📖 Baca Tafsir
Qāla lil-mala'i ḥaulahū inna hāżā lasāḥirun ‘alīm(un).
Dia (Fir‘aun) berkata kepada para pemuka di sekitarnya, “Sesungguhnya dia (Musa) ini benar-benar seorang penyihir yang sangat pandai.
📖 Baca Tafsir
Yurīdu ay yukhrijakum min arḍikum bisiḥrih(ī), fa māżā ta'murūn(a).
Dia hendak mengeluarkanmu dari negerimu dengan sihirnya. Maka, apa yang kamu sarankan?”
📖 Baca Tafsir
Qālū arjih wa akhāhu wab‘aṡ fil-madā'ini ḥāsyirīn(a).
Mereka berkata, “Tahanlah (untuk sementara) dia dan saudaranya serta utuslah ke seluruh negeri orang-orang yang akan mengumpulkan (penyihir).
📖 Baca Tafsir
Ya'tūka bikulli saḥḥārin ‘alīm(in).
Mereka akan mendatangkan kepadamu semua penyihir yang sangat pandai.”
📖 Baca Tafsir
Fa jumi‘as-saḥaratu limīqāti yaumim ma‘lūm(in).
Maka, dikumpulkanlah para penyihir pada waktu (yang ditetapkan) pada hari yang telah ditentukan.
📖 Baca Tafsir
Wa qīla lin-nāsi hal antum mujtami‘ūn(a).
Lalu, diumumkan kepada orang banyak, “Apakah kamu semua sudah berkumpul?
📖 Baca Tafsir
La‘allanā nattabi‘us-saḥarata in kānū humul-gālibīn(a).
(Tujuannya) supaya kita mengikuti para penyihir itu jika mereka jadi para pemenang.”
📖 Baca Tafsir
Falammā jā'as-saḥaratu qālū lifir‘auna a'inna lanā la'ajran in kunnā naḥnul-gālibīn(a).
Maka, ketika para penyihir datang, mereka berkata kepada Fir‘aun, “Apakah kami benar-benar akan memperoleh imbalan besar jika kami yang menjadi pemenang?”
📖 Baca Tafsir
Qāla na‘am wa innakum iżal laminal-muqarrabīn(a).
Dia (Fir‘aun) menjawab, “Ya, bahkan kamu pasti akan menjadi orang-orang yang dekat (kepadaku).”
📖 Baca Tafsir
Qāla lahum mūsā alqū mā antum mulqūn(a).
Musa berkata kepada mereka, “Lemparkanlah apa yang hendak kamu lemparkan!”
📖 Baca Tafsir
Fa alqau ḥibālahum wa ‘iṣiyyahum wa qālū bi‘izzati fir‘auna innā lanaḥnul-gālibūn(a).
Lalu, mereka melemparkan tali-tali dan tongkat-tongkat mereka seraya berkata, “Demi kekuasaan Fir‘aun, sesungguhnya kamilah yang benar-benar sebagai pemenang.”
📖 Baca Tafsir
Fa alqā mūsā ‘aṣāhu fa iżā hiya talqafu mā ya'fikūn(a).
Kemudian, Musa melemparkan tongkatnya, tiba-tiba ia (tongkatnya yang sudah menjadi ular) menelan segala yang mereka ada-adakan itu.
📖 Baca Tafsir
Fa ulqiyas-saḥaratu sājidīn(a).
Maka, tersungkurlah para penyihir itu (dalam keadaan) bersujud.
📖 Baca Tafsir
Qālū āmannā birabbil-‘ālamīn(a).
Mereka berkata, “Kami beriman kepada Tuhan semesta alam,
📖 Baca Tafsir
Rabbi mūsā wa hārūn(a).
(yaitu) Tuhannya Musa dan Harun.”
📖 Baca Tafsir
Qāla āmantum lahū qabla an āżana lakum, innahū lakabīrukumul-lażī ‘allamakumus-siḥr(a), fa lasaufa ta‘lamūn(a), la'uqaṭṭi‘anna aidiyakum wa arjulakum min khilāfiw wa la'uṣallibannakum ajma'īn(a).
Dia (Fir‘aun) berkata, “Apakah kamu sekalian beriman kepadanya (Musa) sebelum aku mengizinkanmu? Sesungguhnya dia benar-benar pemimpinmu yang mengajarkan sihir kepadamu. Maka, kamu tentu akan tahu (akibat perbuatanmu). Pasti kupotong tangan dan kakimu secara bersilang dan benar-benar akan kusalib kamu semua.”
📖 Baca Tafsir
Qālū lā ḍair(a), innā ilā rabbinā munqalibūn(a).
Mereka menjawab, “Tidak ada yang kami takutkan. Sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami.
📖 Baca Tafsir
Innā naṭma‘u ay yagfira lanā rabbunā khaṭāyānā an kunnā awwalal-mu'minīn(a).
Sesungguhnya kami sangat menginginkan agar Tuhan kami mengampuni kesalahan-kesalahan kami karena kami adalah orang-orang yang pertama menjadi mukmin.”
📖 Baca Tafsir
Wa auḥainā ilā mūsā an asri bi‘ibādī innakum muttaba‘ūn(a).
Kami wahyukan (perintahkan) kepada Musa, “Pergilah pada malam hari dengan hamba-hamba-Ku (Bani Israil). Sesungguhnya kamu pasti akan diikuti.”
📖 Baca Tafsir
Fa arsala fir‘aunu fil-madā'ini ḥāsyirīn(a).
Lalu, Fir‘aun mengirimkan orang ke kota-kota untuk mengumpulkan (bala tentaranya).
📖 Baca Tafsir
Inna hā'ulā'i lasyirzimatun qalīlūn(a).
(Fir‘aun berkata,) “Sesungguhnya mereka (Bani Israil) hanyalah sekelompok kecil.
📖 Baca Tafsir
Wa innahum lanā lagā'iẓūn(a).
Sesungguhnya mereka telah membuat kita marah.
📖 Baca Tafsir
Wa innā lajamī‘un ḥāżirūn(a).
Sesungguhnya kita semua benar-benar harus selalu waspada.”
📖 Baca Tafsir
Fa akhrajnāhum min jannātiw wa ‘uyūn(in).
Kami keluarkan mereka (Fir‘aun dan kaumnya) dari (negeri mereka yang mempunyai) taman, mata air,
📖 Baca Tafsir
Wa kunūziw wa maqāmin karīm(in).
harta kekayaan, dan tempat tinggal yang bagus.
📖 Baca Tafsir
Każālik(a), wa auraṡnāhā banī isrā'īl(a).
Demikianlah, dan Kami wariskan semuanya kepada Bani Israil.
📖 Baca Tafsir
Fa atba‘ūhum musyriqīn(a).
Lalu, (Fir‘aun dan bala tentaranya dapat) menyusul mereka pada waktu matahari terbit.
📖 Baca Tafsir
Falammā tarā'al-jam‘āni qāla aṣḥābu mūsā innā lamudrakūn(a).
Ketika kedua golongan itu saling melihat, para pengikut Musa berkata, “Sesungguhnya kita benar-benar akan tersusul.”
📖 Baca Tafsir
Qāla kallā, inna ma‘iya rabbī sayahdīn(i).
Dia (Musa) berkata, “Tidak! Sesungguhnya Tuhanku bersamaku. Dia akan menunjukiku.”
📖 Baca Tafsir
Fa auḥainā ilā mūsā aniḍrib bi‘aṣākal-baḥr(a), fanfalaqa fa kāna kullu firqin kaṭ-ṭaudil ‘aẓīm(i).
Lalu, Kami wahyukan kepada Musa, “Pukullah laut dengan tongkatmu itu.” Maka, terbelahlah (laut itu) dan setiap belahan seperti gunung yang sangat besar.
📖 Baca Tafsir
Wa azlafnā ṡammal-ākharīn(a).
Di sanalah Kami dekatkan kelompok yang lain.
📖 Baca Tafsir
Wa anjainā mūsā wa mam ma‘ahū ajma‘īn(a).
Kami selamatkan Musa dan semua orang yang bersamanya.
📖 Baca Tafsir
Ṡumma agraqnal-ākharīn(a).
Kemudian, Kami tenggelamkan kelompok yang lain.
📖 Baca Tafsir
Inna fī żālika la'āyah(tan), wa mā kāna akṡaruhum mu'minīn(a).
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
📖 Baca Tafsir
Wa inna rabbaka lahuwal-‘azīzur-raḥīm(u).
Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang benar-benar Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
📖 Baca Tafsir
Watlu ‘alaihim naba'a ibrāhīm(a).
Bacakanlah kepada mereka berita Ibrahim.
📖 Baca Tafsir
Iż qāla li'abīhi wa qaumihī mā ta‘budūn(a).
Ketika dia (Ibrahim) berkata kepada bapak dan kaumnya, “Apa yang kamu sembah?”
📖 Baca Tafsir
Qālū na‘budu aṣnāman fa naẓallu lahā ‘ākifīn(a).
Mereka menjawab, “Kami menyembah berhala-berhala dan senantiasa tekun menyembahnya.”
📖 Baca Tafsir
Qāla hal yasma‘ūnakum iż tad‘ūn(a).
Dia (Ibrahim) berkata, “Apakah mereka mendengarmu ketika kamu berdoa (kepadanya)?
📖 Baca Tafsir
Au yanfa‘ūnakum au yaḍurrūn(a).
Atau, (dapatkah) mereka memberi manfaat atau mudarat kepadamu?”
📖 Baca Tafsir
Qālū bal wajadnā ābā'anā każālika yaf‘alūn(a).
Mereka menjawab, “Tidak, tetapi kami mendapati nenek moyang kami berbuat begitu.”
📖 Baca Tafsir
Qāla afa ra'aitum mā kuntum ta‘budūn(a).
Dia (Ibrahim) berkata, “Apakah kamu memperhatikan apa yang selalu kamu sembah?
📖 Baca Tafsir
Antum wa ābā'ukumul-aqdamūn(a).
Kamu dan nenek moyangmu terdahulu?
📖 Baca Tafsir
Fa innahum ‘aduwwul lī illā rabbal-‘ālamīn(a).
Sesungguhnya mereka itu adalah musuhku, lain halnya Tuhan pemelihara semesta alam.
📖 Baca Tafsir
Allażī khalaqanī fa huwa yahdīn(i).
(Allah) yang telah menciptakanku. Maka, Dia (pula) yang memberi petunjuk kepadaku.
📖 Baca Tafsir
Wal-lażī huwa yuṭ‘imunī wa yasqīn(i).
Dia (pula) yang memberiku makan dan minum.
📖 Baca Tafsir
Wa iżā mariḍtu fa huwa yasyfīn(i).
Apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkanku.
📖 Baca Tafsir
Wal-lażī yumītunī ṡumma yuḥyīn(i).
(Dia) yang akan mematikanku, kemudian menghidupkanku (kembali).
📖 Baca Tafsir
Wal-lażī aṭma‘u ay yagfira lī khaṭī'atī yaumad-dīn(i).
(Dia) yang sangat kuinginkan untuk mengampuni kesalahanku pada hari Pembalasan.”
📖 Baca Tafsir
Rabbi hab lī ḥukmaw wa alḥiqnī biṣ-ṣāliḥīn(a).
(Ibrahim berdoa,) “Wahai Tuhanku, berikanlah kepadaku hukum (ilmu dan hikmah) dan pertemukanlah aku dengan orang-orang saleh.
📖 Baca Tafsir
Waj‘al lī lisāna ṣidqin fil-ākhirīn(a).
Jadikanlah aku sebagai buah tutur yang baik di kalangan orang-orang (yang datang) kemudian.
📖 Baca Tafsir
Waj‘alnī miw waraṡati janatin na‘īm(i).
Jadikanlah aku termasuk orang yang mewarisi surga yang penuh kenikmatan.
📖 Baca Tafsir
Wagfir li'abī innahū kāna minaḍ-ḍāllīn(a).
Ampunilah ayahku! Sesungguhnya dia termasuk orang-orang sesat.
📖 Baca Tafsir
Wa lā tukhzinī yauma yub‘aṡūn(a).
Janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan.
📖 Baca Tafsir
Yauma lā yanfa‘u māluw wa lā banūn(a).
(Yaitu) pada hari ketika tidak berguna (lagi) harta dan anak-anak.
📖 Baca Tafsir
Illā man atallāha biqalbin salīm(in).
Kecuali, orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih.”
📖 Baca Tafsir
Wa uzlifatil-jannatu lil-muttaqīn(a).
Surga didekatkan kepada orang-orang yang bertakwa.
📖 Baca Tafsir
Wa burrizatil-jaḥīmu lil-gāwīn(a).
(Neraka) Jahim diperlihatkan dengan jelas kepada orang-orang yang sesat.
📖 Baca Tafsir
Wa qīla lahum ainamā kuntum ta‘budūn(a).
Dikatakan kepada mereka, “Di mana berhala-berhala yang selalu kamu sembah
📖 Baca Tafsir
Min dūnillāh(i), hal yanṣurūnakum au yantaṣirūn(a).
selain Allah? Dapatkah mereka menolongmu atau menolong dirinya sendiri?”
📖 Baca Tafsir
Fa kubkibū fīhā hum wal-gāwūn(a).
Mereka (sesembahan itu) dijungkirbalikkan di dalamnya (neraka) bersama orang-orang yang sesat.
📖 Baca Tafsir
Wa junūdu iblīsa ajma‘ūn(a).
(Begitu pula) bala tentara Iblis (dan) semuanya (dijungkirbalikkan).
📖 Baca Tafsir
Qālū wa hum fīhā yakhtaṣimūn(a).
Mereka (orang-orang sesat) berkata sambil bertengkar di dalamnya (neraka),
📖 Baca Tafsir
Tallāhi in kunnā lafī ḍalālim mubīn(in).
“Demi Allah, sesungguhnya kami dahulu (di dunia) benar-benar dalam kesesatan yang nyata.
📖 Baca Tafsir
Iż nusawwīkum birabbil-‘ālamīn(a).
(Yaitu) ketika kami mempersamakan kamu (berhala-berhala) dengan Tuhan semesta alam.
📖 Baca Tafsir
Wa mā aḍallanā illal-mujrimūn(a).
Tidak ada yang menyesatkan kami, kecuali para pendosa.
📖 Baca Tafsir
Famā lanā min syāfi‘īn(a).
Tidak ada pemberi syafaat (penolong) untuk kami.
📖 Baca Tafsir
Wa lā ṣadīqin ḥamīm(in).
Tidak pula ada teman akrab.
📖 Baca Tafsir
Falau anna lanā karratan fa nakūna minal-mu'minīn(a).
Seandainya dapat kembali (ke dunia), niscaya kami menjadi orang-orang yang beriman.”
📖 Baca Tafsir
Inna fī żālika la'āyah(tan), wa mā kāna akṡaruhum mu'minīn(a).
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
📖 Baca Tafsir
Wa inna rabbaka lahuwal-‘azīzur-raḥīm(u).
Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang benar-benar Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
📖 Baca Tafsir
Każżabat qaumu nūḥinil-mursalīn(a).
Kaum Nuh telah mendustakan para rasul.
📖 Baca Tafsir
Iż qāla lahum akhūhum nūḥun alā tattaqūn(a).
Ketika saudara mereka, Nuh, berkata kepada mereka, “Mengapa kamu tidak bertakwa?
📖 Baca Tafsir
Innī lakum rasūlun amīn(un).
Sesungguhnya aku adalah seorang rasul tepercaya (yang diutus) kepadamu.
📖 Baca Tafsir
Fattaqullāha wa aṭī‘ūn(i).
Maka, bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
📖 Baca Tafsir
Wa mā as'alukum ‘alaihi min ajr(in), in ajriya illā ‘alā rabbil-‘ālamīn(a).
Aku tidak meminta imbalan kepadamu atas (ajakan) itu. Imbalanku tidak lain, kecuali dari Tuhan semesta alam.
📖 Baca Tafsir
Fattaqullāha wa aṭī‘ūn(i).
Maka, bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.”
📖 Baca Tafsir
Qālū anu'minu laka wattaba‘akal-arżalūn(a).
Mereka berkata, “Apakah kami harus beriman kepadamu, padahal yang mengikutimu adalah orang-orang hina?”
📖 Baca Tafsir
Qāla wa mā ‘ilmī bimā kānū ya‘malūn(a).
Dia (Nuh) menjawab, “Apa pengetahuanku tentang apa yang biasa mereka kerjakan?
📖 Baca Tafsir
In ḥisābuhum illā ‘alā rabbī lau tasy‘urūn(a).
Perhitungan (amal) mereka tidak lain, kecuali ada pada Tuhanku jika kamu menyadari.
📖 Baca Tafsir
Wa mā ana biṭāridil-mu'minīn(a).
Aku tidak akan mengusir orang-orang yang beriman.
📖 Baca Tafsir
In ana illā nażīrum mubīn(un).
Aku tidak lain, kecuali pemberi peringatan yang jelas.”
📖 Baca Tafsir
Qālū la'illam tantahi yā nūḥu latakūnanna minal-marjūmīn(a).
Mereka berkata, “Wahai Nuh, jika tidak berhenti (dalam berdakwah), niscaya engkau akan termasuk orang-orang yang dirajam.”
📖 Baca Tafsir
Qāla rabbi inna qaumī każżabūn(i).
Dia (Nuh) berkata, “Wahai Tuhanku, sesungguhnya kaumku telah mendustakanku.
📖 Baca Tafsir
Faftaḥ bainī wa bainahum fatḥaw wa najjinī wa mam ma‘iya minal-mu'minīn(a).
Maka, berilah keputusan antara aku dan mereka serta selamatkanlah aku dan orang-orang mukmin bersamaku.”
📖 Baca Tafsir
Fa anjaināhu wa mam ma‘ahū fil-fulkil-masyḥūn(i).
Kami selamatkan dia (Nuh) dan orang-orang yang bersamanya di dalam kapal yang penuh muatan.
📖 Baca Tafsir
Ṡumma agraqnā ba‘dul-bāqīn(a).
Kemudian, Kami tenggelamkan orang-orang yang tersisa (tidak beriman) setelah itu.
📖 Baca Tafsir
Inna fī żālika la'āyah(tan), wa mā kāna akṡaruhum mu'minīn(a).
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
📖 Baca Tafsir
Wa inna rabbaka lahuwal-‘azīzur-raḥīm(u).
Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang benar-benar Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
📖 Baca Tafsir
Każżabat ‘ādunil-mursalīn(a).
(Kaum) ‘Ad telah mendustakan para rasul.
📖 Baca Tafsir
Iż qāla lahum akhūhum hūdun alā tattaqūn(a).
Ketika saudara mereka, Hud, berkata kepada mereka, “Mengapa kamu tidak bertakwa?
📖 Baca Tafsir
Innī lakum rasūlun amīn(un).
Sesungguhnya aku adalah seorang rasul tepercaya (yang diutus) kepadamu.
📖 Baca Tafsir
Fattaqullāha wa aṭī‘ūn(i).
Maka, bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
📖 Baca Tafsir
Wa mā as'alukum ‘alaihi min ajr(in), in ajriya illā ‘alā rabbil-‘ālamīn(a).
Aku tidak meminta imbalan kepadamu atas (ajakan) itu. Imbalanku tidak lain, kecuali dari Tuhan semesta alam.
📖 Baca Tafsir
Atabnūna bikulli rī‘in āyatan ta‘baṡūn(a).
Apakah kamu mendirikan istana di setiap tanah yang tinggi untuk kemegahan tanpa ditempati?
📖 Baca Tafsir
Wa tattakhiżūna maṣāni‘a la‘allakum takhludūn(a).
Kamu (juga) membuat benteng-benteng dengan harapan hidup kekal?
📖 Baca Tafsir
Wa iżā baṭasytum baṭasytum jabbārīn(a).
Apabila menyiksa, kamu lakukan secara kejam dan bengis.
📖 Baca Tafsir
Fattaqullāha wa aṭī‘ūn(i).
Maka, bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
📖 Baca Tafsir
Wattaqul-lażī amaddakum bimā ta‘lamūn(a).
Bertakwalah kepada (Allah) yang telah menganugerahkan kepadamu apa yang kamu ketahui.
📖 Baca Tafsir
Amaddakum bi'an‘āmiw wa banīn(a).
Dia (Allah) telah menganugerahkan hewan ternak dan anak-anak kepadamu.
📖 Baca Tafsir
Wa jannātiw wa ‘uyūn(in).
(Dia juga menganugerahkan) kebun-kebun dan mata air.
📖 Baca Tafsir
Innī akhāfu ‘alaikum ‘ażāba yaumin ‘aẓīm(in).
Sesungguhnya aku takut bahwa kamu akan ditimpa azab pada hari yang dahsyat.”
📖 Baca Tafsir
Qālū sawā'un ‘alainā awa‘aẓta am lam takum minal-wā‘iẓīn(a).
Mereka menjawab, “Sama saja bagi kami, apakah engkau memberi nasihat atau tidak memberi nasihat.
📖 Baca Tafsir
In hāżā illā khuluqul-awwalīn(a).
(Agama kami) ini tidak lain adalah agama orang-orang terdahulu.
📖 Baca Tafsir
Wa mā naḥnu bimu‘ażżabīn(a).
Kami (sama sekali) tidak akan diazab.”
📖 Baca Tafsir
Fa każżabūhu fa ahlaknāhum, inna fī żālika la'āyah(tan), wa mā kāna akṡaruhum mu'minīn(a).
Maka, mereka mendustakannya (Hud). Lalu, Kami membinasakan mereka. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
📖 Baca Tafsir
Wa inna rabbaka lahuwal-‘azīzur-raḥīm(u).
Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang benar-benar Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
📖 Baca Tafsir
Każżabat ṡamūdul-mursalīn(a).
(Kaum) Samud telah mendustakan para rasul.
📖 Baca Tafsir
Iż qāla lahum akhūhum ṣāliḥun alā tattaqūn(a).
Ketika saudara mereka, Saleh, berkata kepada mereka, “Mengapa kamu tidak bertakwa?
📖 Baca Tafsir
Innī lakum rasūlun amīn(un).
Sesungguhnya aku adalah seorang rasul tepercaya (yang diutus) kepadamu.
📖 Baca Tafsir
Fattaqullāha wa aṭī‘ūn(i).
Maka, bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
📖 Baca Tafsir
Wa mā as'alukum ‘alaihi min ajr(in), in ajriya illā ‘alā rabbil-‘ālamīn(a).
Aku tidak meminta imbalan kepadamu atas (ajakan) itu. Imbalanku tidak lain, kecuali dari Tuhan semesta alam.
📖 Baca Tafsir
Atutrakūna fīmā hāhunā āminīn(a).
Apakah kamu (mengira) akan dibiarkan tinggal di sini (negerimu) dengan aman?
📖 Baca Tafsir
Fī jannātiw wa ‘uyūn(in).
(Yaitu,) di dalam kebun-kebun dan mata air.
📖 Baca Tafsir
Wa zurū‘iw wa nakhlin ṭal‘uhā haḍīm(un).
Dan, tanam-tanaman serta pohon kurma yang mayangnya lembut.
📖 Baca Tafsir
Wa tanḥitūna minal-jibāli buyūtan fārihīn(a).
Kamu pahat dengan terampil sebagian gunung-gunung untuk dijadikan rumah-rumah yang mewah.
📖 Baca Tafsir
Fattaqullāha wa aṭī‘ūn(i).
Maka, bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
📖 Baca Tafsir
Wa lā tuṭī‘ū amral-musrifīn(a).
Janganlah mengikuti perintah orang-orang yang melampaui batas.
📖 Baca Tafsir
Allażīna yufsidūna fil-arḍi wa lā yaṣliḥūn(a).
(Mereka) yang berbuat kerusakan di bumi dan tidak melakukan perbaikan.”
📖 Baca Tafsir
Qālū innamā anta minal-musaḥḥarīn(a).
Mereka berkata, “Sesungguhnya engkau hanyalah termasuk orang-orang yang terkena sihir.
📖 Baca Tafsir
Mā anta illā basyarum miṡlunā, fa'ti bi'āyatin in kunta minaṣ-ṣādiqīn(a).
Engkau tidak lain hanyalah manusia seperti kami. Maka, datangkanlah tanda (mukjizat) jika engkau termasuk orang-orang yang benar.”
📖 Baca Tafsir
Qāla hāżihī nāqatul lahā syirbuw wa lakum syirbu yaumim ma‘lūm(in).
Dia (Saleh) menjawab, “Ini seekor unta betina. Dia punya (giliran) minum dan kamu punya (giliran) minum (pula) pada hari yang ditentukan.
📖 Baca Tafsir
Wa lā tamassūhā bisū'in fa ya'khużakum ‘ażābu yaumin ‘aẓīm(in).
Janganlah menyentuhnya dengan suatu kejahatan. Nanti kamu akan ditimpa azab pada hari yang dahsyat.”
📖 Baca Tafsir
Fa ‘aqarūhā fa aṣbaḥū nādimīn(a).
Mereka membunuhnya, lalu mereka menjadi orang-orang yang menyesal.
📖 Baca Tafsir
Fa akhażahumul-‘ażāb(u), inna fī żālika la'āyah(tan), wa mā kāna akṡaruhum mu'minīn(a).
Mereka ditimpa azab. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
📖 Baca Tafsir
Wa inna rabbaka lahuwal-‘azīzur-raḥīm(u).
Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang benar-benar Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
📖 Baca Tafsir
Każżabat qaumu lūṭinil-mursalīn(a).
Kaum Lut telah mendustakan para rasul.
📖 Baca Tafsir
Iż qāla lahum akhūhum lūṭun alā tattaqūn(a).
Ketika saudara mereka, Lut, berkata kepada mereka, “Mengapa kamu tidak bertakwa?”
📖 Baca Tafsir
Innī lakum rasūlun amīn(un).
Sesungguhnya aku adalah seorang rasul tepercaya (yang diutus) kepadamu.
📖 Baca Tafsir
Fattaqullāha wa aṭī‘ūn(i).
Maka, bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
📖 Baca Tafsir
Wa mā as'alukum ‘alaihi min ajrin in ajriya illā ‘alā rabbil-‘ālamīn(a).
Aku tidak meminta imbalan kepadamu atas (ajakan) itu. Imbalanku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam.
📖 Baca Tafsir
Ata'tūnaż-żukrāna minal-‘ālamīn(a).
Mengapa kamu mendatangi jenis laki-laki di antara manusia (berbuat homoseks)?
📖 Baca Tafsir
Wa tażarūna mā khalaqa lakum rabbukum min azwājikum, bal antum qamun ‘ādūn(a).
Sementara itu, kamu tinggalkan (perempuan) yang diciptakan Tuhan untuk menjadi istri-istrimu? Kamu (memang) kaum yang melampaui batas.”
📖 Baca Tafsir
Qālū la'illam tantahi yā lūṭu latakūnanna minal-mukhrajīn(a).
Mereka menjawab, “Wahai Lut, jika tidak berhenti (melarang kami), niscaya engkau benar-benar akan termasuk orang-orang yang diusir.”
📖 Baca Tafsir
Qāla innī li‘amalikum minal-qālīn(a).
Dia (Lut) berkata, “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang sangat benci terhadap perbuatanmu.”
📖 Baca Tafsir
Rabbi najjinī wa ahlī mimmā ya‘malūn(a).
(Lut berdoa,) “Wahai Tuhanku, selamatkanlah aku dan keluargaku dari apa yang mereka perbuat.”
📖 Baca Tafsir
Fa najjaināhu wa ahlahū ajma‘īn(a).
Maka, Kami selamatkan dia bersama semua keluarganya,
📖 Baca Tafsir
Illā ‘ajūzan fil-gābirīn(a).
kecuali seorang perempuan tua (istrinya) yang termasuk golongan (orang-orang kafir) yang tertinggal.
📖 Baca Tafsir
Ṡumma dammarnal-ākharīn(a).
Kemudian, Kami binasakan yang lain.
📖 Baca Tafsir
Wa amṭarnā ‘alaihim maṭarā(n), fa sā'a maṭarul-munżarīn(a).
Kami hujani mereka (dengan batu). Betapa buruk hujan yang menimpa orang-orang yang telah diberi peringatan itu.
📖 Baca Tafsir
Inna fī żālika la'āyah(tan), wa mā kāna akṡaruhum mu'minīn(a).
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
📖 Baca Tafsir
Wa inna rabbaka lahuwal-‘azīzur-raḥīm(u).
Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang benar-benar Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
📖 Baca Tafsir
Każżaba aṣḥābul-aikatil-mursalīn(a).
Penduduk Aikah (Madyan) telah mendustakan para rasul.
📖 Baca Tafsir
Iż qāla lahum syu‘aibun alā tattaqūn(a).
Ketika Syu‘aib berkata kepada mereka, “Mengapa kamu tidak bertakwa?
📖 Baca Tafsir
Innī lakum rasūlun amīn(un).
Sesungguhnya aku adalah seorang rasul tepercaya (yang diutus) kepadamu.
📖 Baca Tafsir
Fattaqullāha wa aṭī‘ūn(i).
Maka, bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
📖 Baca Tafsir
Wa mā as'alukum ‘alaihi min ajrin in ajriya illā ‘alā rabbil-‘ālamīn(a).
Aku tidak meminta imbalan kepadamu atas (ajakan) itu. Imbalanku tidak lain, kecuali dari Tuhan semesta alam.
📖 Baca Tafsir
Auful-kaila wa lā takūnū minal-mukhsirīn(a).
Sempurnakanlah takaran dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang merugikan orang lain.
📖 Baca Tafsir
Wazinū bil-qisṭāsil-mustaqīm(i).
Timbanglah dengan timbangan yang benar.
📖 Baca Tafsir
Wa lā tabkhasun-nāsa asy-yā'ahum wa lā ta‘ṡau fil-arḍi mufsidīn(a).
Janganlah kamu merugikan manusia dengan mengurangi hak-haknya dan janganlah membuat kerusakan di bumi.
📖 Baca Tafsir
Wattaqul-lażī khalaqakum wal-jibillatal-awwalīn(a).
Bertakwalah kepada Allah yang telah menciptakanmu dan umat-umat yang terdahulu.”
📖 Baca Tafsir
Qālū innamā anta minal-musaḥḥarīn(a).
Mereka berkata, “Sesungguhnya engkau hanyalah termasuk orang-orang yang terkena sihir.
📖 Baca Tafsir
Wa mā anta illā basyarum miṡlunā wa in naẓunnuka laminal-kāżibīn(a).
Engkau tidak lain hanyalah seorang manusia seperti kami dan sesungguhnya kami yakin bahwa engkau benar-benar termasuk para pembohong.
📖 Baca Tafsir
Fa asqiṭ ‘alainā kisafam minas-samā'i in kunta minaṣ-ṣādiqīn(a).
Maka, jatuhkanlah kepada kami kepingan-kepingan dari langit (agar kami binasa) jika engkau termasuk orang-orang yang benar.”
📖 Baca Tafsir
Qāla rabbī a‘lamu bimā ta‘malūn(a).
Dia (Syu‘aib) berkata, “Tuhanku paling mengetahui apa yang kamu kerjakan.”
📖 Baca Tafsir
Fa każżabūhu fa akhażahum ‘ażābu yaumiẓ-ẓullah(ti), innahū kāna ‘ażāba yaumin ‘aẓīm(in).
Lalu, mereka mendustakannya (Syu‘aib). Maka, mereka ditimpa azab pada hari yang berawan gelap. Sesungguhnya itu adalah azab hari yang dahsyat.
📖 Baca Tafsir
Inna fī żālika la'āyah(tan), wa mā kāna akṡaruhum mu'minīn(a).
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
📖 Baca Tafsir
Wa inna rabbaka lahuwal-‘azīzur-raḥīm(u).
Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang benar-benar Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
📖 Baca Tafsir
Wa innahū latanzīlu rabbil-‘ālamīn(a).
Sesungguhnya ia (Al-Qur’an) benar-benar diturunkan Tuhan semesta alam.
📖 Baca Tafsir
Nazala bihir rūḥul-amīn(u).
Ia (Al-Qur’an) dibawa turun oleh Ruhulamin (Jibril).
📖 Baca Tafsir
‘Alā qalbika litakūna minal-munżirīn(a).
(Diturunkan) ke dalam hatimu (Nabi Muhammad) agar engkau menjadi salah seorang pemberi peringatan.
📖 Baca Tafsir
Bilisānin ‘arabiyyim mubīn(in).
(Diturunkan) dengan bahasa Arab yang jelas.
📖 Baca Tafsir
Wa innahū lafī zuburil-awwalīn(a).
Sesungguhnya ia (Al-Qur’an) benar-benar (disebut) dalam kitab-kitab orang terdahulu.
📖 Baca Tafsir
Awalam yakul lahum āyatan ay ya‘lamahū ‘ulamā'u banī isrā'īl(a).
Apakah tidak (cukup) menjadi bukti bagi mereka bahwa ia (Al-Qur’an) diketahui oleh para ulama Bani Israil?
📖 Baca Tafsir
Wa lau nazzalnāhū ‘alā ba‘ḍil-a‘jamīn(a).
Seandainya Kami menurunkannya kepada sebagian dari golongan non-Arab.
📖 Baca Tafsir
Fa qara'ahū ‘alaihim mā kānū bihī mu'minīn(a).
Lalu, dia membacakannya kepada mereka (orang-orang kafir), niscaya mereka tidak juga akan beriman kepadanya.
📖 Baca Tafsir
Każālika salaknāhu fī qulūbil-mujrimīn(a).
Demikianlah, Kami masukkan (sifat dusta dan ingkar) ke dalam hati para pendurhaka.
📖 Baca Tafsir
Lā yu'minūna bihī ḥattā yarawul-‘ażābal-alīm(a).
Mereka tidak akan beriman kepadanya hingga melihat azab yang pedih.
📖 Baca Tafsir
Fa ya'tiyahum bagtataw wa hum lā yasy‘urūn(a).
Maka, datanglah ia (azab) kepada mereka secara tiba-tiba, sedangkan mereka tidak menyadarinya.
📖 Baca Tafsir
Fa yaqūlū hal naḥnu munẓarūn(a).
Lalu, mereka berkata, “Apakah kami diberi penangguhan waktu?”
📖 Baca Tafsir
Afa bi‘ażābinā yasta‘jilūn(a).
Bukankah mereka yang meminta agar azab Kami disegerakan?
📖 Baca Tafsir
Afa ra'aita im matta‘nāhum sinīn(a).
Bagaimana pendapatmu jika kepada mereka Kami berikan kenikmatan hidup beberapa tahun?
📖 Baca Tafsir
Ṡumma jā'ahum mā kānū yū‘adūn(a).
Kemudian, ia (azab) yang diancamkan datang kepada mereka.
📖 Baca Tafsir
Mā agnā ‘anhum mā kānū yumatta‘ūn(a).
Niscaya kenikmatan yang mereka rasakan tidak berguna baginya.
📖 Baca Tafsir
Wa mā ahlaknā min qaryatin illā lahā munżirūn(a).
Kami tidak membinasakan suatu negeri, kecuali setelah ada pemberi peringatan kepadanya.
📖 Baca Tafsir
Żikrā, wa mā kunnā ẓālimīn(a).
(Hal itu) sebagai peringatan. Kami sekali-kali bukanlah orang-orang zalim.
📖 Baca Tafsir
Wa mā tanazzalat bihisy-syayāṭīn(u).
(Al-Qur’an) itu tidaklah dibawa turun oleh setan-setan.
📖 Baca Tafsir
Wa mā yambagī lahum wa mā yastaṭī‘ūn(a).
Tidaklah pantas bagi mereka (membawa turun Al-Qur’an itu) dan mereka pun tidak akan sanggup.
📖 Baca Tafsir
Innahum ‘anis-sam‘i lama‘zūlūn(a).
Sesungguhnya mereka (setan-setan) benar-benar dijauhkan (dari berita langit).
📖 Baca Tafsir
Falā tad‘u ma‘allāhi ilāhan ākhara fa takūna minal-mu‘ażżabīn(a).
Maka, janganlah engkau (Nabi Muhammad) menyembah Tuhan lain bersama Allah. Nanti kamu termasuk orang-orang yang diazab.
📖 Baca Tafsir
Wa anżir ‘asyīratakal-aqrabīn(a).
Berilah peringatan kepada keluargamu yang terdekat.
📖 Baca Tafsir
Wakhfiḍ janāḥaka limanittaba‘aka minal-mu'minīn(a).
Rendahkanlah hatimu terhadap orang-orang yang mengikutimu, yaitu orang-orang mukmin.
📖 Baca Tafsir
Fa in ‘aṣauka faqul innī barī'um mimmā ta‘malūn(a).
Jika mereka mendurhakaimu, katakanlah, “Sesungguhnya aku tidak bertanggung jawab terhadap apa yang kamu kerjakan.”
📖 Baca Tafsir
Wa tawakkal ‘alal-‘azīzir-raḥīm(i).
Bertawakallah kepada (Allah) Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
📖 Baca Tafsir
Allażī yarāka ḥīna taqūm(u).
(Dia) yang melihat ketika engkau berdiri (untuk salat).
📖 Baca Tafsir
Wa taqallubaka fis-sājidīn(a).
Dan, (melihat) perubahan gerakan badanmu di antara orang-orang yang sujud.
📖 Baca Tafsir
Innahū huwas-samī‘ul-‘alīm(u).
Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
📖 Baca Tafsir
Hal unabbi'ukum ‘alā man tanazzalusy-syayāṭīn(u).
Maukah Aku beritakan kepadamu, kepada siapa setan-setan itu turun?
📖 Baca Tafsir
Tanazzalu ‘alā kulli affākin aṡīm(in).
Mereka (setan) turun kepada setiap pendusta lagi banyak berdosa.
📖 Baca Tafsir
Yulqūnas-sam‘a wa akṡaruhum kāżibūn(a).
Mereka menyampaikan hasil pendengarannya, sedangkan kebanyakan mereka adalah para pendusta.
📖 Baca Tafsir
Wasy-syu‘arā'u yattabi‘uhumul-gāwūn(a).
Para penyair itu diikuti oleh orang-orang yang sesat.
📖 Baca Tafsir
Alam tara annahum fī kulli wādiy yahīmūn(a).
Tidakkah engkau melihat bahwa mereka merambah setiap lembah kepalsuan
📖 Baca Tafsir
Wa annahum yaqūlūna mā lā yaf‘alūn(a).
dan bahwa mereka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(-nya)?
📖 Baca Tafsir
Illal-lażīna āmanū wa ‘amiluṣ-ṣāliḥāti wa żakarullāha kaṡīraw wantaṣarū mim ba‘di mā ẓulimū, wa saya‘lamul-lażīna ẓalamū ayya munqalabiy yanqalibūn(a).
Kecuali (para penyair) yang beriman, beramal saleh, banyak mengingat Allah, dan bangkit membela (kebenaran) setelah terzalimi. Orang-orang yang zalim kelak akan mengetahui ke mana mereka akan kembali.